Nasi Rames Gratis ~ Banyumas

Nasi rames gratis, di daerah Banyumas Jawa Tengah, untuk saat ini insya Allah rutin setiap hari Jumat, Sabtu, dan Ahad, pada pukul 07.30 s.d. 10.00 wib. (untuk hari Senin sampai dengan Kamis, karena kami kaum pekerja, sehingga sulit fokus, tetapi tidak menutup kemungkinan ke depan akan kami laksanakan juga jika mendapat kelonggaran). 

Anda yang berminat bisa juga untuk berpartisipasi, hanya saja dipersyaratkan: 

  1. Bantuan diutamakan berupa makanan saja dengan berbagai pertimbangan yang akan kami terangkan di bawah.
  2. Partisipan diharapkan untuk bisa mengantarkan sendiri pada hari-hari tersebut dan jam tersebut di atas di lapak kami: 

lokasi: dari alun-alun banyumas ke selatan 500 m, melewati sma negeri banyumas depan mushola ahmad suja’i. jika ada perubahan insya allah akan di kabarkan di blog ini dan facebook fanpage: http://fb.com/alunalunbanyumas 

Dan mohon maaf partisipasi dalam bentuk selain makanan saat ini kami belum bisa menyalurkan, karena targetnya sedekah makanan ini relatif sedikit. Baru berkisar 20 bks per hari yang dimaksud. Bukan mengecilkan arti uluran bantuan anda, akan tetapi kita sama-sama tahu bahwa jika kita sengaja mencari-cari orang miskin, maka tidak semudah yang dibayangkan, karena cenderung tidak ada mau yang mengaku miskin apalagi fakir.

Alhamdulillah, in sya Allah saat ini kami sudah bisa menerima bantuan dalam bentuk dana, bagi anda yang ingin berpartisipasi di program nasi rames gratis ini bisa menyalurkan dana ke rekening BRI: 6838-01-013955-53-0 a.n. Lestari
Konfirmasi transfer dana ke Whatsapp : Klik WA
Dana tersebut akan dikonversikan ke nasi rames + lauk sederhana senilai = +- Rp. 3.000,- dengan menu standar nasi + sayur + gorengan / telur orak-arik.
Pelaporan Stok Nasi (di luar donatur tetap tiap hari Jumat, Sabtu, dan Ahad) di infokan lewat halaman  facebook fanpage: http://fb.com/alunalunbanyumas 

Akan tetapi ketika ada kabar bantuan dana digulirkan maka biasanya kesulitan timbul dengan adanya golongan mendadak miskin banyak bermunculan. Sehingga sulit dideteksi lagi mana masyarakat miskin asli, mana yang dadakan. 

Dan lagi pula teknis pemberian bantuan selain makanan seperti:baju-baju bekas layak pakai, sembako / bahan makanan, uang cash, dll termasuk rawan karena seringkali kurang tepat sasaran, atau dianggap kurang tepat sasaran oleh para pengkritik. Walaupun emas murni tidak takut api, dan kami juga tidak takut haters, akan tetapi saat ini kami merasa lebih mudah membantu mereka yang lapar saja. 
Karena itu, sudahlah, kami mencukupkan diri dengan memberi bantuan nasi rames alakadarnya untuk yang membutuhkan. Dan kemungkinan salah sasaran bisa diminimalisir, karena mereka yang mau mengambil nasi rames sekedarnya ini, berarti hajat / rasa butuhnya terhadap makanan melebihi rasa yang lain seperti rasa malu dan lain-lain. Walaupun tidak menutup kemungkinan, ada juga orang budiman, yang mengambilkan makanan untuk orang lain yang tidak mampu mengambil sendiri. 
Jadi secara sederhana kegiatan ini tak lebih hanya sekedar gerakan mengingatkan supaya kita termasuk dalam golongan yang menganjurkan untuk senantiasa memberi makan fakir miskin seperti dalam tuntunan agama islam ini.

Wallahu a’lam, semoga hal kecil ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *